GURU-GURU ASIA TENGGARA TERTARIK AJAR SDBI MUHAMMADIYAH SAPEN YOGYAKARTA
Sejumlah guru dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara mengadakan kunjungan
ke SDBI Muhammadiyah Sapen pada hari Kamis, 27 Mei 2010. Guru-guru tersebut merupakan
delegasi dari negara-negara anggota SEAMEO yang sedang mengikuti Workshop Pembelajaran
Matematika untuk Sekolah Dasar yang dilaksanakan di PPPPTK Matematika, Sambisari,
Condongcatur, Sleman Yogyakarta dari tanggal 3-30 Mei 2010.
Selama workshop, mereka belajar tentang Media Matematika dan Aplikasinya, Psikologi
Pengajaran dan Pembelajaran Matematika beserta Implikasinya, Strategi dan Pendekatan
Pengajaran dan Pembelajaran Matematika Dasar, Analisa Kurikulum Matematika Dasar dan Medianya, Desain Bantuan Pembelajaran
Matematika, dan Pendampingan Matematika Dasar.
Kunjungan ke SDBI Muhammadiyah Sapen dimaksudkan untuk mengaplikasikan teori
yang didapat selama mengikuti workshop dalam praktisnya pembelajaran di ruang
kelas. Guru-guru dari berbagai negara di Asia Tenggara tersebut melakukan praktik
mengajar Matematika di kelas IV CI MIPA dan IV Akselerasi. Layaknya seperti mereka
mengajar di depan siswa-siswa di sekolah asalnya, mereka begitu antusias mengajarkan
pelajaran Matematika dengan menggunakan berbagai media pendukung pembelajaran
yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Perpaduan antara teori dan media pembelajaran yang memadai menjadikan pembelajaran
Matematika begitu komunikatif dan mudah dipahami siswa. Suasana kelas pun menjadi
hidup. Siswa termotivasi dengan apa yang diajarkan oleh gurunya, dan berperan
aktif selama proses pembelajaran. Begitu pula, guru antusias mengajarkan siswanya
dengan menggunakan berbagai macam teori, strategi dan media pembelajaran yang mereka gunakan dan telah didesain sebelumnya. Suasana
interaktif dan menyenangkan membuat siswa begitu tertarik dengan pelajaran Matematika yang
selama ini masih sering dijadikan momok.
Bagi siswa kelas CI MIPA dan Akselerasi sendiri, pembelajaran Matematika bukan
lagi sebagai mata pelajaran yang menjadi momok bagi mereka, namun merupakan mata pelajaran
yang sangat diminati. Sehingga, begitu mereka mendapatkan pembelajaran Matematika
dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, mereka merasa tertantang untuk mendalaminya. Di akhir pembelajarannya, guru-guru merasa puas dengan teknik
pembelajaran yang mereka lakukan dan senang dengan kemampuan siswa-siswa CI MIPA
dan Akselerasi dalam menangkap pelajaran Matematika.
Pengirim, Ilman Soleh, SS.
CETAK KE PRINTER
|